Life, Mindset

Maximizer vs Satisficer

Anda termasuk seorang maximizer atau satisficer?

Jika anda sering tidak puas dengan pilihan yang telah dibuat, besar kemungkinan anda adalah seorang maximizer.

Hal ini terjadi hampir di semua pilihan yang dibuat, seperti rumah, mobil, makanan di restoran, sekolah anak, pekerjaan/bisnis, bahkan pasangan hidup.

Seorang satisficer adalah orang yang merasa nyaman dengan pilihannya. Ketika keputusan sudah diambil, ia dapat menerima konsekuensi baik atau buruknya.

Ia bisa menerima keadaan yang menurut tipe maximizer adalah “kurang ideal”.

Setiap orang pasti punya kecenderungan menjadi maximizer, termasuk saya. Namun sebuah studi menyimpulkan bahwa seorang maximizer cenderung hidupnya tidak bahagia dibandingkan satisficer.

Nah lho…

Standar

3 thoughts on “Maximizer vs Satisficer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s