Business, Life, Minimalism

Outsource Yourself

Seorang teman TDA meminta waktu saya untuk ketemu. Nampaknya dia butuh pendapat saya mengenai masalah yang dihadapinya.

Ia seorang pengacara, punya kantor sendiri bersama beberapa partner. Mereka sudah ada pembagian kerja di kantor, namun semua tidak ada yang piawai dan peduli soal operasional kantor kecuali teman ini.

Karena jumlah staf masih sedikit, jadilah ia merangkap bagian operasional dan umum. Sampai ketika air minum galon habis pun, terpaksa ia yang membeli dan mengangkatnya sendiri. Ia sangat kerepotan. Di akhir hari ia sangat kelelahan dan stres. Pekerjaan seperti tak habis-habisnya.

Ia jadi tidak fokus, mana yang important dan not important. Mana yang harus ia kerjakan dan mana yang harusnya tidak ia kerjakan.

Menjawab masalah teman ini saya hanya tersenyum, karena pernah mengalami masa seperti itu. Satu kata kunci saya ingat dari Tim Ferriss: outsource yourself!, katanya di buku The Four Hour Work-week yang terkenal itu.

Saya sarankan supaya ia cari manajer umum dan stafnya untuk mengurusi tetek-bengek yang tak ada habisnya itu.

Sebulan kemudian saya bertemu lagi. Teman ini sudah bisa tertawa sumringah. Ia merasa happy sekali sekarang. Apa yang saya sarankan dilaksanakannya dengan baik. Sekarang ia banyak waktu luang.

Ia bisa berangkat ke kantor lebih siang dan pulang lebih awal. Ia bisa ikut pengajian malam, olah raga dan mulai ceriwis di sosial media.

Bahkan mulai melakukan aktivitas yang agak di luar jalur kompetensinya seperti membuka gerobak kebab, jual beli dinar dan sebagainya. Saya mengingatkannya supaya jangan ugal-ugalan dengan waktu luangnya. Kompetensi kita tetap harus diasah terus, jangan sampai hilang fokus.

Standar

5 thoughts on “Outsource Yourself

  1. setuju.. pendelegasian berarti membentuk kader,.
    nasihat akhir untuk tetap fokus pada core bisnis tepat banget Om.. kompetensi harus selalu diasah;).

    Suka

  2. wah terima kasih pak Roni, ini dia jawaban atas kerumitan saya membagi waktu dan kehilangan banyak moment berharga dengan keluarga

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s