Uncategorized

Demi Sebuah Gagasan, Bukan Demi Uang

Betul, aku ingin mengajakmu berenang melawan arus.

Aku ingin mewariskan kepada siapa pun, kepada generasi muda, demi sesuatu yang lebih baik, dengan menginvestasikan tabungan untuk membuka toko atau bengkel, dan setelah itu meluaskan dan membesarkannya, bukan hanya demi uang dari situ melainkan juga untuk memberi akar kepada suatu gagasan, tentang vitalitas dalam produk yang dibuat dengan sebaik-baiknya dan dijual dengan sebaik-baiknya pula.

Seandainya seseorang kehilangan bengkelnya, tokonya, perusahaannya, ia juga kehilangan jalannya.

Aldo Lorenzi, pemilik Coltelleria G. Lorenzi.

Saya menemukan kutipan di atas di buku Onward-nya Howard Schulz.

Kutipan di atas seperti chicken soup penyemangat bagi jiwa saya, mungkin juga jiwa anda, dan jiwa siapa saja yang saat ini tengah berjuang membela gagasannya, sekecil apa pun gagasan itu.

Bukan. Berbisnis, membuka toko, bukanlah sekedar mencari penghasilan, bukan sekedar alat untuk menciptakan kekayaan.

Itu adalah pembelaan kepada sebuah jalan, keyakinan, gagasan bahwa pilihan jalan hidup itu perlu diperjuangkan.

Nikmatnya sebuah gagasan yang terwujud dan mewaris ke generasi berikutnya adalah buah manis yang dipetik dari pohon perjuangan dan kerja keras.

Badroni Yuzirman
http://www.manetvision.com
@roniyuzirman

Standar

2 thoughts on “Demi Sebuah Gagasan, Bukan Demi Uang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s