Business, Life

Matematika Allah 2

Seorang teman bercerita yang menurut saya adalah contoh lain dari matematika Allah.

Kakeknya adalah salah satu pedagang paling senior di Tanah Abang. Ia berdagang di sana sejak tahun 50-an. Ibunya adalah generasi kedua yang mengelola toko sampai hari ini.

Di tengah persaingan yang ketat dan situasi yang terus berubah, bisnis kakeknya tetap survive dan terus tumbuh.

Teman ini pernah melihat laporan keuangan toko sang kakek. Bentuknya sangat aneh dan tidak mencerminkan sama sekali bentuk laporan keuangan yang profesional.

Ia sendiri tidak tahu kenapa dengan manajemen keuangan seperti itu toko sang kakek bisa bertahan seperti itu.

Namun, satu hal yang ia tahu, setiap tahun kakeknya menghitung hasil pendapatan dagangan dan menyisikan sekian persen untuk dibagi-bagikan kepada karyawannya.

Saya langsung nyeletuk, “Mungkin itu yang membuat bisnisnya bertahan sampai hari ini.”

Sambil nyengir, iya mengiyakan pendapat saya.

Standar

3 thoughts on “Matematika Allah 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s