Books and Learning, Indonesiaku

Revolusi Pendidikan ala Haji Alay

Istilahnya memang terkesan mentereng, gagah dan ekstrim.

Tapi itu hanya istilah yang berusaha menggambarkan apa yang sebenarnya dilakukan dan terjadi.

Saya, Pak @anantop, Pak @dididiarsa bersama teman-teman dari Sekolah Alam Indonesia mendapatkan cerita mengenai gerakan perubahan pendidikan yang dilakukan Pak Haji Alay (inspirator dan sesepuh TDA) ini di Sumatera Barat.

Dua tahun terakhir ini Pak Haji kerap bolak-balik kampungnya di Nagari Magek, Bukittinggi (ini kampung saya juga). Beliau mendirikan sebuah pesantrren dengan menggunakan metode yang beliau sebut hasil ATM (amati, tiru dan modifikasi) dari mana-mana.

Enam bulan terakhir ini metode itu telah tersebar ke puluhan sekolah dan madrasah di Sumatera Barat karena hasilnya yang mencengangkan.

Sebetulnya, metode yang dilakukan Pak Haji adalah semacam pengayaan atau enrichment terhadap kurikulum yang ada. Metode ini beliau namakan “Pendidikan Berkarakter” yang merupakan modifikasi beliau dari metode modern plus nilai-nilai agama.

Metode ini diinjeksi ke dalam sekolah-sekolah yang sudah ada, melengkapi kurikukulum nasional yang telah dipakai.

Seperti apa metode ini bekerja?

Seperti yang dituturkan Pak Haji dan mungkin kita semua juga paham bahwa mayoritas sekolah umum itu siswanya malas, kurang disiplin, tidak bersemangat sekolah, perilakunya negatif, kurang motivasi dan sebagainya yang sebenarnya berujung pada masalah karakter.

Hasil dari metode “Pendidikan Karakter” ala Haji Alay, kira-kira seperti ini:

– Siswa yang tadinya malas sekolah, sekarang jadi rajin dan bersemangat

– Siswa yang tadinya nakal atau berperilaku kurang baik menjadi santun dan berubah perilakunya menjadi positif produktif. Misalnya soal sampah, setiap anak sampai berebut untuk membuang sampah di mana pun mereka temukan. Kalau pun tidak ada tempat sampah, mereka akan mengantonginya sampai menemukan tempat sampah.

– Metode ini juga mengajarkan bagaimana menghafal Alquran dalam waktu relatif singkat dan hasilnya murid-murid bisa menghafal dan sekaligus memahaminya dalam setahun saja.

Mendengar penuturan beliau, saya teringat dengan sekolah KIPP (www.kipp.org) di Amerika yang banyak diceritakan di buku Outliers-nya Malcolm Gladwell juga di buku How The Children Succeed-nya Paul Tough yang lagi best seller di Amazon dan NY Times.

Kalau ada waktu, coba luangkan waktu mempelajari www.kipp.org. Keren banget.

Juga mirip dengan yang diceritakan di buku Leaders in Me karya Stephen Covey, di mana ia menggunakan metode injeksi pendidikan kepemimpinan ke sekolah-sekolah terbelakang dan menghasilkan output yang mengagumkan.

Mata kami terbelakak, pikiran kami bagai tersengat listrik mendengar penuturan Pak Haji Alay ini. Kami semua yang hadir di kediaman beliau ini, hanya saya yang sebagai “pengamat pendidikan” atau lebih tepatnya “konsumen pendidikan”, selebihnya adalah para pelaku di lapangan.

Mereka saja kagum dengan apa yang dilakukan Pak Haji. Apa lagi saya.

Kami, – saya, Pak @anantop @dididiarsa – memang sering berdiskusi tentang pendidikan anak. Terakhir kami membahas betapa hebatnya pendidikan di Finlandia yang mengantarkan negara itu menjadi top 3 di dunia selama 10 tahun berturut-turut (coba cari di Youtube kata kunci “Finland education system”).

Kekaguman kami itu tidak hanya sampai di situ. Kami pun ingin yang terjadi di Finlandia itu bisa juga terjadi di sini.

Di Indonesia sendiri banyak sekali individu-individu dan organisasi hebat yang melakukan terobosan bagus di bidang pendidikan yang layak diapresiasi. Cuma, semua itu masih dalam skala kecil dan belum berarti banyak secara nasional.

Saya sendiri secara pribadi punya konsern bagaimana pendidikan yang keren, berstandar internasional itu bisa dinikmati oleh seluas mungkin golongan masyarakat, tidak hanya golongan tertentu yang berpunya saja. Hal ini sudah di dilakukan oleh kipp.org di Amerika.

Pak Haji Alay sudah melakukannya.

Pak @anantop dan teman-temannya di Sekolah Alam Indonesia juga sudah.

Pak @dididiarsa bersama istrinya juga berada dalam perjuangan itu.

Banyak sekali yang sedang melakukannya.

Saya ingin semua ini menjadi seirama dan pada akhirnya punya kontribusi besar terhadap warna dan arah pendidikan kita.

Saya ingin ada yang seperti www.kipp.org di sini.

Saya ingin yang seperti di Finlandia itu di sini.

Pak Haji Alay dan teman-teman sudah memulai. Mudah-mudahan ini menjadi besar dan terwujud apa yang kita cita-citakan seperti statement Haji Alay bahwa 10-20 tahun mendatang, anak-anak Indonesia akan menjadi hebat dan diakui dunia. Dunia akan berpaling dan belajar kepada Indonesia.

Amin.

Standar

4 thoughts on “Revolusi Pendidikan ala Haji Alay

  1. Kalo boleh tahu, apa yang sebenarnya di lakukan oleh Pak Haji Alay? kuriklum seperti apa yang beliau terapkan? mungkin bisa disampaikan juga contoh2 sekolah yang sudah menerapkannya supaya bisa jadi referensi kita dalam menyekolahkan anak.
    Terima kasih

    Suka

  2. subhanallah, saya @Ara_Agnia ni pak yg suka nanya di twitter, hehe
    mantap ya pak, pendidikan di finland kan kalo saya tonton di youtube itu based on trust dan juga mereka sangat efektif sekali, sehingga disebutkan less is more, yg jadi pertanyaan pak haji alay ini nerapinnya gimana si pak?apakah ada kecocokan dengan pendidikan yg di finland/
    Trims🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s