Business, Indonesiaku

Ketimpangan UMKM versus Usaha Besar

Sebuah artikel di harian Bisnis Indonesia hari ini menyampaikan data perbandingan menarik antara usaha sektor UMKM dan usaha besar.

Dari segi prosentasi UMKM di Indonesia mencapai proporsi 97%, sedangkan usaha besar 2,1%.

Dari sisi jumlah, UMKM mencapai 53 juta unit dengan sumbangan terhadap PDB hanya 56%, sedangkan usaha besar yang hanya 4.800 unit menyumbang sekitar 43%.

Meski sumbangannya terhadap PDB kecil, kontribusi UMKM dalam serapan tenaga kerja menjapai 99,4 juta, berbanding dengan usaha besar yang hanya 2,8 juta.

Terlihat begitu besar ketimpangannya.

Melihat angka-angka ini besar harapan agar pemerintah lebih tepat menentukan kebijakan terhadap pelaku UMKM, karena jelas terlihat kontribusinya terhadap serapan tenaga kerja, terlepas dari minimnya kontribusi terhadap PDB.

Kebijakan-kebijakan yang pro UMKM hendaknya harus lebih dikedepankan supaya mereka bisa tumbuh sehat dan pada akhirnya bisa sejajar dengan usaha besar.

Saat ini pelaku-pelaku UMKM di lapangan masih harus berjuang sendiri dengan segala permasalahan klasik yang dihadapinya yang lebih mirip seperti mata rantai yang membuat mereka sibuk dengan masalah bertahan dan survival ketimbang mengambil langkah-langkah strategis supaya usahanya membesar dan makin gagah.

Standar

6 thoughts on “Ketimpangan UMKM versus Usaha Besar

  1. andriansah berkata:

    Tersirat bahwa usaha besar lebih efisien dari UMKM
    Jadi agar besar usahanya harus melakukan efisiensi

    Suka

  2. L.T, Sen. berkata:

    Sekarang ini malah yg santer terdengar UKM bakal di kenai pajak yg sangat tinggi 10% dari omzet. Padahal pajak khan prinsipnya seperti ” Robin Hood ” mengambil dr si kaya untuk diberikan si miskin. Negara ini malah akan mengambil dr si miskin. Jadi memang sangat perlu pembelaan terhadap UMKM.

    Suka

  3. Benar mas, peran pemerintah sebagai regulator tentunya amatlah Sangat Penting. Untuk meningkatkan UMKM, baik dari sisi modal/pemasaran dan kualitas.
    Saya berharap TDA mampu mendorong pemerintah untuk lebih memperhatikannya

    Suka

  4. Suharno STP MM berkata:

    Pemerintah bisanya naikkin pajak untuk besarin gaji pns tidak dgn mekanisme yg adil. Kasihan rakyat kecil atas hak hajat hidup org byk dikuasai negara. PAJAK larinya jelas ngk apa. Omset krg dr 4.8M kena pajak 1%.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s