Indonesiaku, Life, Mindset

Kegigihan Perantau Wonogiri dan Kurangnya Sumber Daya Alam

Kompas Minggu menurunkan liputan kisah sukses dan kegigihan perantau asal Wonogiri di Jakarta. Banyak di antara mereka yang mulai merantau dari nol dan tanpa malu mengerjakan kerja kasar apa saja.

Menapak dengan perlahan namun pasti, keuletan, kesabaran dan semangat mereka membuahkan hasil gemilang. Memiliki banyak perusahaan, ratusan karyawan, properti bertebaran adalah bukti dari semua itu.

Kisah yang impresif.

Saya pun bisa menebak, pasti di Wonogiri daerahnya terbatas dengan sumber daya alam. Ternyata benar, jawab Mas @andrias98 yang juga berasal dari sana di laman Path-nya.

Sama dengan Sumatera Barat yang setengah dari penduduknya menyebar ke seluruh dunia, salah satu alasan merantau adalah terbatasnya sumber daya alam. Lebih tepatnya, sumber daya alam itu sebenarnya ada, tapi tidak cukup untuk menghidupi keluarga besar yang terus beranak pinak. Merantau karena alasan ini menjadi salah satu alasan logis di Sumbar, selain faktor budaya/adat, politik, dan tingginya curiosity orang Sumbar dengan dunia luar.

Beberapa waktu lalu saya membacai linimasa Pak @rhenald_kasali yang membahas tentang mulai berkurangnya sumber daya alam andalan di Aceh. Aceh dikenal selama ini dengan sumber daya alam strategis yang melimpah.

Kondisi ini membuat “galau” masyarakatnya, terutama kalangan muda.

Salah satu solusi yang ditawarkan Pak Rhenald adalah: merantau.

Responnya cukup mengagetkan.

“Kenapa harus merantau?”

Bahkan ada yang bertanya, “Apa itu merantau?”

Saya sepakat dengan Pak Rhenald, merantau adalah salah satu pilihan yang logis selain meningkatkan sumber daya manusia yang butuh proses lama.

Orang-orang sukses di Amerika juga rata-rata perantau dari seberang yang datang karena alasan sulitnya hidup di negeri sendiri. Ada yang karena konflik kemanusiaan, tekanan politik, perang, kemiskinan dan sebagainya.

20130721-094043.jpg

Standar

One thought on “Kegigihan Perantau Wonogiri dan Kurangnya Sumber Daya Alam

  1. Kalau saya bercita-cita kembali ke tanah kelahiran untuk mengembangkan segala potensi yang ada di sana, tidak terbatas dengan sumber daya yang ada, karena memang itulah prosesnya🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s