Indonesiaku, Life

Merasa Cukup, Cara untuk Menghindari Korupsi

Saya merasa prihatin dan sedih membaca vonis belasan tahun yang dialami Angelina Sondakh.

Bayangkan, betapa beratnya 12 tahun di penjara dengan anak usia 3,5 tahun tanpa ayah. Sungguh berat dan menyesakkan.

Timbul rasa kasihan dan simpati dengan nasibnya.

Tapi apa mau dikata, hukum memang harus tegas dan membuat jera. Ia memang salah menurut hukum.

Makanya, saya berpikir pasti banyak orang seperti Angelina Sondakh di Indonesia ini yang sudah atau belum ketahuan perbuatan korupsinya.

Sebenarnya para koruptor itu bukanlah mereka yang kekurangan. Rata-rata hidup mereka berkecukupan, bahkan berlebih.

Tapi keserakahan dan rasa ingin lebih dan lebih itu membuat mereka lupa diri dan berbuat salah.

Mereka berpikir bahwa dengan menambah terus kepemilikan akan membuat bahagia. More, more, more, more itulah falsafah hidup mereka.

Merasa cukup, itulah kunci untuk hidup bahagia meski sederhana.

Kondisi cukup itu seperti apa? Itu subyektif. Silakan jawab sendiri-sendiri.

Standar

2 thoughts on “Merasa Cukup, Cara untuk Menghindari Korupsi

  1. pak roni, ternyata masalah korupsi tidak hanya masalah di pribadi nya pak
    saya ada beberapa teman yang kerja di birokrasi, salah satu nya di Dirjen Pajak,
    singkat cerita, dia bersama tim nya diminta untuk mengaudit sebuah perusahaan besar, karena ketua timnya main mata, maka nilai pajak yang harusnya sekian bisa berkurang jauh menjadi sekian, setelah itu ketua timnya memaksa anggotanya untuk mengambil uang jatah mereka masing-masing, siapa yang menolak, maka akan disingkirkan pelan2, minimal susah naik jabatan,
    akhirnya teman saya punya 2 rekening, satu untuk dia pribadi, satunya untuk uang2 tersebut,

    semoga kita dan keluarga kita dijauhkan dari uang abu2 tersebut pak roni,

    Suka

  2. korupsi dalam bahasa latinnya, akar katanya artinya adalah kekacauan, jadi ketika seorang pemimpin berpikir korupsi, maka dia sudah mulai merencanakan kekacauan di negerinya, dan terbukti bahwa ketika kekacauan itu terinfeksi kepada orang2 lain, akibatnya adalah kerusakan dalam segala bidang, itu yang terjadi di negri yg banyak koruptornya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s