Books and Learning, Business, Life

Saat Di Atas atau Di Bawah, Biasa Saja

Seorang teman yang baru saya kenal berkisah. Beberapa tahun lalu bisnisnya sempat jaya. Produknya laris bak kacang goreng, bahkan diantri oleh pembeli.

Ia punya strategi khusus dalam disain dan produksi yang tidak diketahui oleh pesaingnya.

Namun, ia lupa diri. Dalam waktu sekejap hidupnya berubah siang dan malam. Rumah dan koleksi mobil mewah menjadi buktinya.

Kekayaan yang diraihnya dalam waktu singkat membuatnya lupa diri. Semua orang menoleh ke arahnya karena kaget dan tentu ingin tahu bagaimana strategi bisnisnya.

Mulailah satu per satu pesaing mengintip dan meniru caranya berbisnis. Tak lama bisnisnya pun meredup dikepung ketatnya persaingan, sementara ia masih lupa diri dan lupa meng-upgrade kapasitas bisnisnya.

Bisnisnya pun terjun payung dan akhirnya kandas. Sekarang kondisinya biasa-biasa saja.

Ia sendiri yang akhirnya menyimpulkan kisah hidupnya. Menurutnya, kalau lagi di atas harusnya biasa-biasa saja, jangan berlebihan. Kalau lagi jatuh pun biasa-biasa saja.

Bisnis ibarat permainan. Kadang kita menang, kadang kalah. Jadi, kalau menang ya biasa-biasa saja, jangan terlalu girang dan pamer. Kalau kalah ya biasa-biasa juga. Jangan terlalu diratapi. Langsung bangkit dan main lagi.

Standar

13 thoughts on “Saat Di Atas atau Di Bawah, Biasa Saja

  1. Terima kasih pak.. atas kisah2 inspiratifnya.. terutama kita bisa belajar dari pengalaman-pengalaman orang2 dahsyat yg telah menjalaninya. Ijin untuk share diblog saya apakah boleh pak?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s