Life, Minimalism, Parenting, Simplicity

Belajar Memilih dan Membuat Prioritas

Hal paling sering diminta oleh anak-anak saya adalah: buku, mainan, game di iPad dan makanan/jajanan.

Ketika semua itu diberikan begitu saja, hasilnya adalah begitu banyak buku yang akhirnya tidak dibaca, mainan nganggur tak terpakai, game yang tidak dimainkan dan makanan yang tak habis termakan. Mereka jadi tidak menghargainya.

Akhirnya saya berpikir untuk membatasi pilihan mereka dan menerapkan cara “garbage in garbage out.”

Misalnya ketika ke toko buku, mereka hanya diperbolehkan membeli satu buku saja. Ketika ke Indomaret hanya boleh membeli 1 makanan saja. Ketika ingin mendownload game di iPad harus menghapus game sebelumnya, karena hanya boleh ada 1 game saja di iPad.

Saat di Indomaret sering kejadian Vito dan Vino bolak balik menukar makanan yang ingin dibelinya karena hanya dibatasi satu pilihan saja. Akhirnya mereka pandai memilih makanan apa yang benar-benar bernilai untuk dibawa pulang.

Pun demikian dengan game. Mereka harus berpikir keras untuk merelakan game yang ada untuk dihapus dan ditukar dengan yang baru yang belum tentu lebih bagus.

Kesannya memang saya seperti orang tua yang pelit. Tapi, saya pikir kebiasaan ini akan membentuk karakter mereka nanti. Mereka harus pandai memilah mana yang penting dan tidak penting dalam hidup. Mana yang kebutuhan atau sekedar keinginan saja.

Standar

5 thoughts on “Belajar Memilih dan Membuat Prioritas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s