Business, Mindset

How Long Can You Go?

Seru juga nonton pertandingan Novak Djokovic lawan Andy Murray di final Australia terbuka tadi malam.

Saya bukan penggemar tenis, namun melihat keseruan pertandingan dan komentarnya, jadi tertarik juga.

Menurut komentator, Djokovic dan Murray itu seumuran, bahkan mereka sejak kecil berkawan dan berlatih bareng. Dalam berbagai pertemuan pun hasilnya beda-beda tipis.

Mereka sama-sama diunggulkan, sama-sama pintar, sama-sama ulet, sama-sama lihai. Sulit sekali diramalkan siapa yang bakal menang.

Kenyataannya bahwa Djokovic yang menang tentu ada yang membuatnya lebih unggul dari Murray. Komentator bilang bahwa Djokovic unggul dari segi daya tahan fisiknya. Ia lebih unggul dari Murray saat bertanding dalam waktu yang lama.

Dalam kondisi persaingan yang sangat kompetitif, perbedaan skill antara satu dan yang lain sangat tipis. Semuanya serba terukur sangat presisi. Daya tahan dan mental akhirnya jadi penentu keunggulan.

Dalam praktek bisnis, saya teringat kata-kata Pak Chairul Tanjung di panggung Pesta Wirausaha TDA tahun 2010 lalu. Persaingan bisnis itu tidak hanya mengandalkan skill dan kepintaran, tapi juga soal napas panjang atau daya tahan terhadap tekanan dalam jangka waktu panjang. How long can you go?

Pintar tapi napasnya pendek ya percuma juga. Di ujung tikungan bisa saja dia terjungkal.

NB: Oya, setelah digelar di 15 kota, event puncak Pesta Wirausaha Nasional TDA 2015 akan segera digelar. Buruan, jangan sampai ketinggalan untuk mendapatkan ide-ide baru biar bisnis lebih joss tahun ini.

Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s