Life, Mindset, Uncategorized

Pleasure + Purpose

Siapa pun suka bersenang-senang. 

Pertanyaannya, apakah sesenangan itu sama dengan kebahagiaan?

Apakah kesenangan itu bermakna?

Ada yang prioritas hidupnya mencari kesenangan saja, tanpa makna. Hura-hura, foya-foya dan sebagainya. Orang seperti ini fokusnya lebih kepada diri sendiri.

Ada juga orang yang seluruh hidupnya untuk mencari makna. Apa pun itu. Mulai dari bekerja untuk keluarga, untuk sosial dan sebagainya. Ia hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi untuk yang di luar dirinya. 

Orang seperti ini sesungguhnya lebih keren dan inspiratif.

Tapi sering orang seperti ini tidak peduli dengan kesenangan pribadinya. Hidupnya terlalu serius dan kurang menikmati hidup. Harusnya ia juga punya waktu untuk bersenang-senang.

Nah, bagaimana caranya supaya tidak terjebak kepada dua ekstrim yang berseberangan ini?

Gabungkan antara kesenangan dan makna, pleasure and purpuse.

Buat yang hidupnya selalu ingin mencari kesenangan, buatlah hal itu menjadi bermakna. Misalnya yang suka jalan-jalan atau pelesiran, coba ajak orang tua, anak yatim atau lakukan kegiatan sosial di tempat pelesiran seperti menjaga kelestarian lingkungan, mengajarkan sebuah ilmu atau keterampilan kepada penduduk lokal, menginap di rumah penduduk lokal, membeli produk lokal setempat dan sebagainya.

Buat yang hidupnya selalu sibuk untuk urusan membela keluarga, bisa digabung dengan kesenangan misalnya melibatkan anak-anak dengan pekerjaan di rumah. Anak-anak akan dapat pembelajaran sekaligus orang tua juga dapat merasakan kegembiraan dalam bekerja bersama mereka. 

Yang sehari-sehari “bete” di jalan karena jarak yang jauh dan macet, cobalah gunakan moda transportasi yang berbeda. Kalau biasa menggunakan mobil atau motor, cobalah naik kendaraan umum dan bertegur sapa dengan sesama penumpang lain. Coba naik taksi atau ojek dan berbincang dengan pengemudinya. Biasanya akan didapt cerita-cerita menarik dan menginspirasi. Bahkan di balik cerita mereka, kita bisa merasakan betapa beruntungnya hidup kita dan kita lupa bersyukur.

Pokoknya, dalam setiap waktu yang dijalani kita harus mencoba mencari makna dan kesenangan di baliknya. Di sanalah terselip kebahagiaan. Kebahagiaan yang tidak selalu terkait dengan uang dan materi.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s