Life, Uncategorized

Ide Perubahan Sederhana di Awal Tahun Baru

Selepas bangun tidur saya melangkahkan kaki ke arah dapur mencari gelas untuk minum air putih. Tiba-tiba, ibu asisten di rumah memanggil nama saya dengan nada agak takut dan khawatir.

“Pak, gelas yang biasa buat bikin kopi kemarin pecah waktu saya cuci”, dengan nada bicara yang ditahan.

Saya berpikir sejenak dan ternyata yang dimaksud adalah gelas french press penyeduh kopi Aceh Gayo kegemaran saya setiap pagi. Tentu saja ini adalah gelas kesayangan saya satu-satunya.

Saya menarik napas. “Oo gelas ini ya bu. Tidak apa-apa. Nanti beli lagi aja”, jawab saya sambil tersenyum. Selesai

Entah mengapa setelah itu saya merasa bahagia, merasa menang, merasa berdaya. Kenapa? Karena saya bisa mengendalikan emosi, tidak marah, tidak kaget, biasa saja. Bahasa tubuh saya mengatakan, tidak apa-apa gelasnya pecah.

Memang ini hal kecil. Remeh. Hanya gelas kecil.

Tapi buat saya ini cukup berarti sebagai latihan untuk mengontrol emosi. Mengontrol keseimbangan hati dan pikiran. Mengontrol respon di balik stimulus.

Ini hal remeh. Namun prakteknya tidak mudah. Karena hampir setiap saat kita menemukan stimulus-stimulus yang menuntut respon kita dengan cepat. 

Saya masih sering terganggu dengan anak-anak yang bertengkar atau ketika mereka melakukan hal-hal yang tidak saya sukai.

Saya masih mudah terganggu dengan postingan-postingan di media sosial yang saya anggap menebar kebencian dan perpecahan (orang-orang itu sekarang sudah saya unfriend/unfollow, hehe)

Mumpung di awal tahun baru Islam, harapan saya tidak muluk-muluk. Cukup mengubah kebiasaan-kebiasaan kecil yang tidak baik menjadi lebih baik.

Lebih mampu menahan diri dari hal-hal yang memancing emosi.

Lebih banyak mendengar daripada berbicara.

Lebih berusaha memahami orang lain daripada memaksa orang lain memahami saya.

Lebih suka berbaik sangka daripada berburuk sangka.

Menahan diri untuk mengomentari hal-hal yang tidak produktif menimbulkan permusuhan.

Lebih banyak berjalan kaki atau bergerak ketimbang duduk.

Mencari hal-hal positif dari orang lain yang bermanfaat buat pembelajaran diri saya daripada mencari sisi negatifnya.

Lebih banyak “merasa” daripada berpikir.

Lebih banyak mensyukuri dan merasa cukup dengan apa yang sudah ada saat ini.

Lebih banyak berkolaborasi ketimbang berkompetisi.

Lebih banyak memberdayakan daripada memerintah.

Lebih banyak bertindak ketimbang mengumpulkan ide-ide brilian.

Lebih banyak memberikan solusi daripada mengkritik.

Lebih banyak mengambil risiko daripada mencari yang aman-aman saja.

Lebih mudah mengakui kesalahan daripada ngotot mencari pembenaran.

Lebih banyak bertanya daripada merasa sok tahu.

Lebih banyak bersilaturahim offline ketimbang online.

Lebih banyak memberi daripada menerima.

Lha, katanya sederhana dan nggak muluk-muluk, kok panjang juga daftarnya? Hehehe. Itulah, saya juga bingung.

Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1437 H.

Standar

6 thoughts on “Ide Perubahan Sederhana di Awal Tahun Baru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s