Books and Learning, Creativity, Mindset

Orang yang Beruntung

Kadang kita menemukan orang-orang yang menurut kita dia itu beruntung. Hidupnya nyaris sempurna.

Sebenarnya, apa sih penyebab keberuntungan itu?

Apakah keberuntungan itu memang dari sononya? Artinya hanya dimiliki oleh orang tertentu saja dan tidak untuk semua orang.

Apakah keberuntungan bisa direkayasa?

Sebuah penelitian dilakukan oleh Profesor Richard Wiseman. Setelah meneliti ribuan orang, ia menyimpulkan bahwa orang beruntung itu adalah mereka yang memaksimalkan kesempatan.

Studi ini menemukan bahwa orang yang beruntung cenderung terbuka dengan pengalaman baru, mereka suka mencoba hal-hal baru.

“Anda akan menyesali hal-hal yang tidak dilakukan”, demikian bunyi ungkapan lama. Orang-orang akan cenderung menyesali hal-hal yang tidak dilakukannya. Akhirnya mereka suka merasionalisasi hal ini sebagai kegagalan, padahal ia tidak gagal, ia tidak mencoba sama sekali.

Orang yang beruntung suka mencoba hal-hal baru. Mereka optimis, namun optimismenya terukur. Risikonya masih dalam batas toleransinya. Ada istilah di Silicon Valley: fail fast and fail cheap. Mencoba hal-hal kecil baru dengan risiko yang murah membuktikan orang-orang ini dalam jangka panjang akan terus bertahan dan menemukan keberuntungan di antara ujicobanya itu.

Ada tes dilakukan terhadap anak-anak TK, insinyur, manajer dan para lulusan MBA. Tesnya adalah semacam permainan kreativitas dengan menggunakan permen dan spagheti. Setelah ribuan orang mengikuti dan berlangsung beberapa tahun, kelompok mana yang lebih unggul? Ternyata adalah anak-anak TK. Sementara yang paling rendah adalah para lulusan MBA. Kenapa? Anak-anak TK itu ketika diberi tugas ini langsung mengerjakannya tanpa berpikir banyak. Ketika gagal, mereka mencoba lagi cara lain. Demikian terus menerus sampai berhasil. Mereka mencoba lebih banyak dibanding kelompok lain. Mereka gagal lebih cepat dan belajar lebih cepat.

Iklan
Standar

One thought on “Orang yang Beruntung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s