Kategori: Books and Learning

Dari Seminar Stephen Covey: Achieving Greatness in A Turbulent World

Kali ini “suhu” kememimpinan dan efectiveness datang lagi ke Indonesia dengan ide barunya: From Effectiveness to Greatness. Seminarnya yang diadakan di JCC tanggal 30 November 2005 ini mendapat sambutan hangat peminatnya di Indonesia, termasuk Presiden SBY yang sempat memberikan keynote speech-nya.

Idenya adalah, setelah anda sukses menerapkan The 7 Habits itu dan mencapai keefektifan, lalu apa yang dapat anda lakukan selanjutnya. Dia menawarkan suatu konsep yaitu Achieving Greatness, how to find your voices dan inspire people to find theirs. Menarik sekali. Bagaimana kita bisa menemukan suara hati kita dan misi hidup kita kemudian menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama untuk dirinya.

Yang menarik adalah waktu sesi sharing. Ada beberapa peserta yang diminta untuk berbagi cerita mengenai pengalamannya apakah pernah ada orang lain yang menginspirasi mereka melakukan sesuatu dalam hidupnya.

Ada beberapa orang yang berbagi cerita:
– Seorang bapak bercerita bahwa dia telah bangkit dari kegagalan karena diberi dukungan oleh orang terdekatnya, ibu dan istrinya.

– Tanri Abeng bercerita bahwa dia dipercaya dan didorong oleh bossnya tahun 1971 lalu untuk memegang tanggung jawab sebagai Finance Director di perusahaannya. Selanjutnya adalah sejarah panjang kesuksesan seorang Tanri Abeng.

– Jansen Sinamo, seorang pembicara terkenal tentang etos, didorong oleh seorang temannya untuk mulai menulis buku. Karena temannya itu yakin bahwa dia juga bisa menulis buku di samping sebagai pembicara saja. Berkat dorongan temannya itu, bulan Desember 2005 nanti, Jansen Sinamo akan melaunching bukunya yang keempat!

– Mutia, seorang business coach yang dalam keadaan down karena belum mendapatkan klien diberi support oleh kawannya coach dari Malaysia. “Mutia, I believe you can do it!” Setelah pertemuan itu dia mendapatkan dua klien.

– Seorang suami bercerita bahwa dia telah mencapai sukses “beyond his imagination” berkat dukungan istrinya yang saat itu juga ada di sampingnya.

Anda pernah mengalami moment seperti ini? Apakah ada orang yang telah berjasa menginspirasi anda untuk melakukan apa yang anda lakukan saat ini? Siapakah orang yang telah berjasa dan menginspirasi anda sehingga anda menemukan misi hidup anda dan menjadi lebih baik?

Bagi anda yang telah meraih pencapaian anda saat ini, tidakkah anda juga ingin melakukan hal yang sama untuk orang lain? Itulah yang dapat saya tangkap maksud dari Greatness-nya Dr. Covey. Bagaimana kita ingin dikenang oleh orang lain saat kita menginggalkan dunia ini? Bagaimana anda ingin dikenang oleh anak, istri dan teman-teman anda ketika anda sudah tidak ada nanti?

Saya sempat bertemu dengan Ary Ginanjar yang mengatakan salut dengan Dr. Covey, seorang pemikir dari Amerika yang telah memasukkan unsur Spiritual Quotient ke dalam konsepnya. Cuma sayangnya, konsep ini belum menyentuh dimensi after death, katanya. Belum menyentuh dimensi akhirat, jadi belum lengkap. Tapi, terlepas dari itu, konsep Dr. Covey ini diakuinya sebagai suatu konsep yang universal.