Kategori: Wealth

Stop Creating Income, Start Building Wealth

Saya sedang membaca bab-bab awal dari buku “Your Life Your Legacy” dari Roger Hamilton, founder dari Komunitas XL.

Dari pembukaan saja, buku ini telah menawarkan ide-ide yang menyentak pikiran saya. Saya banyak termenung memikirkan kalimat demi kalimat yang dituliskannya. Wah, saya harus melepaskan konsep yang saya pegang selama ini nih, batin saya.

Coba saja perhatikan definisi kekayaan darinya:

“Wealth is not how much money you have.Wealth is what you are left with when you lose all your money”.

Definisi ini jelas berbeda dengan punya Robert Kiyosaki yang sebagain orang – termasuk saya – pegang selama ini: “Kekayaan (wealth) adalah berapa lama anda bisa bertahan dengan gaya hidup seperti sekarang jika anda memutuskan untuk berhenti bekerja saat ini”.

Beda kan?

Roger mengandaikan suatu ketika Bill Gates itu bangkrut, tidak punya uang sepeser pun.

Kemudian dia menelepon Warren Buffet, menceritakan perihal kebangkrutannya, dan meminta bantuan uang 50 juta dollar hari itu juga.

Pertanyaannya: Kira-kira Warren akan memberikannya atau tidak?

Saya yakin, kita semua akan menjawab, ya!

Itulah yang namanya wealth menurut Roger.

Membangun kekayaan berbeda dengan menciptakan penghasilan (income).

Membangun kekayaan adalah membangun reputasi, nama baik, kredibilitas, jaringan, ilmu pengetahuan dan segala sumber daya.

Ingat, kisah legendaris dari Donald Trump yang jatuh bangkrut di tahun 90-an dengan posisi utang minus 800 juta dollar. Dia sampai iri dengan seorang pengemis yang menurutnya “lebih kaya” darinya senilai 800 juta dollar.

Dalam hitungan beberapa tahun saja, Donald Trump telah berhasil meraih kembali “mahkotanya” dan tercatat sebagai salah seorang terkaya di dunia versi majalah Forbes.

Demikian juga dengan Steve Jobs yang dipaksa hengkang dari perusahaan yang didirikannya sendiri. Akhirnya dia kembali berhasil memenangkan peperangan dengan meraih kembali tampuk kepemimpinan itu melalui salah satu produk legendarisnya, Ipod.

Dari dua kisah nyata di atas, terlihat bahwa mereka membangun kekayaan kembali tidak dengan membangun income. Kekayaan telah “melekat” dalam diri mereka, dengan segala reputasi, passion, ide, dan network yang telah mereka bina selama ini. Mereka menjadi magnet bagi kekayaan.

Sebagai penutup, saya mengutip perkataan menarik dari Warren Buffet:

“I may have more money than you, but money doesn’t make the difference. If there any difference between you and me, it may simply be that I get up an have a chance to do what I love to do, everyday. If you learn anything from me, this is the best advice I can give you”.

Salam FUUUNtastic!

Wassalam,

Roni,
Owner, Manet Busana Muslim
Managing Partner, Quantum Business and Investing
Founder, Komunitas TDA

NB – Alhamdulillah, tim TDA Finance hampir menuntaskan tugasnya. Hari Sabtu ini insya Allah akan dilakukan penandatangan akte pendirian Lembaga Keuangan Syariah TDA di Kantor PNM, Gedung Arthaloka, Jl. Jend. Sudirman.

NB 2 – TDA Resources bekerja sama dengan TDA Management juga telah dan akan melaksanakan program-program pelatihan selama bulan ini bagi para member TDA, di antaranya: workshop perpajakan, workshop logistik, sharing bisnis F&B dan workshop advertising.

NB 3 – Minggu ini juga rencananya tim TDA Media akan berkumpul untuk membahas program pertamanya, yaitu free magazine TDA.

NB 4 – TDA Business Conference at Yahoo! Messenger akan dilaksanakan lagi hari Jumat 20 Juli 2007 dari jam 14-16 WIB bersama nara sumber Pak Ikhwan Sopa. Bagi yang berminat, silakan daftar ke Pak Irfan di YM: irfan_andriana