Uncategorized

Belajar Semangat dan Kegigihan dari Si Kecil

Belajar sesuatu dari Vino hari ini.

Ia tidak begitu mahir memainkan bola. Tendangannya sering luput dan tak jelas ke mana arahnya.

Meski begitu ia tidak peduli. Ia bermain dengan gigih mengejar bola di mana pun berada.

Ia bermain rileks, enjoy, tanpa beban. Saat menang atau kalah, ia santai saja. Bahkan cenderung tidak mempedulikan soal itu. Yang penting ia bermain sepenuh hati menunaikan tugas dari pelatihnya.

Perjuangannya bersama tim cukup berat dan dramatis. Meski kalah cukup telak di awal, akhirnya kemenangan demi kemenangan diraih hingga masuk semi final. Sayang, babak final tak dapat diraih karena kalah cukup dramatis melalui adu penalti.

Dalam perebutan juara ketiga, sebagian temannya enggan bermain karena masih kecewa dengan kekalahan sebelumnya dan juga karena kelelahan.

Vino awalnya juga enggan melanjut permainan dengan alasan pusing. Di rayu dengan berbagai cara ia tetap tak bergeming. Akhirnya tim sekolahnya bermain pincang karena kekurangan satu pemain.

Merasa tak tega melihat timnya kalah jumlah, Vino akhirnya turun juga ke lapangan, melupakan pusing kepalanya. Ia tetap bermain dengan semangat, meski sepakannya masih belum jelas arahnya.

Kali ini obat kecewa didapatnya dengan kemenangan cukup meyakinkan, 2 – 0 dan tropi juara 3 pun dibawa pulang.

Vino, meski kemampuanmu sangat terbatas, kegigihan dan semangat pantang menyerahmu membuktikan bahwa itu adalah life skill yang sangat diperlukan dalam mengarungi sekolah kehidupan kelak. Pertahankan spirit itu!

Terima kasih Vino. Hari ini kamu telah membanggakan dan memberi pelajaran untuk Papa. – with Ely

View on Path

Standar